Acuh...

Terjaga diriku diatas tempat pembaringan yang ada dikamarku pada lantai dua rumah ini... 

Ku usap wajah dan mata untuk menggenapi nyawaku... 

Dan kupaksa untuk berdiri bergerak menuju lantai satu rumahku.... 

Berjalan perlahan keluar dari kamar dan menyusur turun memijak anak tangga yang jumlahnya 28 pijakan... 

Terkadang OCD ku spontan kerap membuatku menghitung apa saja yang aku lihat... 


Dan belum menginjak pijakan anak tangga terakhir ternyata dibawah banyak orang berkumpul... 

Ku menuju dapur dan kudapati kakak perempuan ku Vanessa duduk diatas kursi putih sembari memegang handphone dengan raut wajah sedih... 

Ada apa kak?? 

Tak lama melintas adik bungsuku Edmund dan melewatiku begitu saja...

Hey sopan lah Ed... 

Namun Ed dan Vanessa tak menggubris perkataanku... 


Ku melanjutkan langkah menuju ruang tamu untuk mencari tahu ada acara apa siang itu... 

Nampak mama dan papa duduk diatas sofa didampingi beberapa keluarga jauhku... 

Ada apa ini?? 

Ku hampiri mamaku dan bertanya... 

Ma.. Ada acara apa ini??

Dan mama hanya menangis terisak... 


Dan baru lah ku menyadari semua orang yang hadir mengenakan pakaian serba hitam... 

Lalu ku beranikan diri menghampiri peti mati yang ada di tengah-tengah ruang tamu kami... 

Dan apa yang kulihat?? 

Ku melihat diriku tertidur dengan mengenakan jas putih dengan kapas yang disumbatkan pada lubang hidung... 

Dan baru kah aku mengerti mengapa semua orang berwajah sedih dan acuh padaku... 

Damn!!! You're die Alex.... 

Komentar